MAJENE – Kepolisian Resor (Polres) Majene memastikan penyampaian aspirasi masyarakat di ruang publik berlangsung aman dan tertib. Hal itu diwujudkan melalui pengamanan aksi damai yang digelar Solidaritas Perjuangan Mahasiswa Majene (SPMM) di depan Kantor DPRD Kabupaten Majene, Sabtu (29/8/2026).
Pengamanan aksi dipimpin langsung Kapolres Majene AKBP Muhammad Amiruddin, S.I.K., dengan melibatkan sejumlah personel untuk mengawal seluruh rangkaian kegiatan sejak massa aksi tiba hingga penyampaian aspirasi berlangsung.
Tak sekadar menempatkan personel di lapangan, Polres Majene terlebih dahulu membangun komunikasi dengan massa aksi sebelum kegiatan dimulai. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya preventif untuk menciptakan suasana yang kondusif sekaligus mengajak peserta aksi menyampaikan pendapat secara damai dan bertanggung jawab.
Kapolres Majene juga memberikan penekanan kepada seluruh personel yang terlibat agar mengedepankan sikap humanis, mengutamakan keselamatan, serta menghindari tindakan yang dapat memicu ketegangan selama proses pengamanan.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan sejumlah isu nasional yang menjadi perhatian publik. Di antaranya percepatan RUU Perampasan Aset, evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), mengembalikan TNI ke barak, memperkuat supremasi sipil, serta pemenuhan hak-hak buruh di Indonesia.
Selain isu nasional, massa aksi juga membawa sejumlah aspirasi dan persoalan lokal yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah daerah serta menjadi bagian dari perbincangan publik di Kabupaten Majene.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, personel Polres Majene disiagakan di sejumlah titik strategis di sekitar lokasi aksi. Pengamanan difokuskan pada pengaturan jalur, pemantauan situasi serta memastikan aktivitas masyarakat dan lingkungan sekitar Kantor DPRD Kabupaten Majene tetap berjalan dengan aman.
Polres Majene menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara proporsional dengan mengutamakan komunikasi dan langkah-langkah persuasif. Kehadiran personel kepolisian di tengah kegiatan bukan untuk membatasi kebebasan menyampaikan pendapat, tetapi memastikan hak masyarakat dalam menyuarakan aspirasi dapat terlaksana tanpa mengganggu ketertiban umum.
Dengan pola pengamanan yang terukur dan humanis dan Polres Majene, aksi damai SPMM berlangsung dalam suasana yang aman dan Kondusif.


Komentar