SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
POLRI
Beranda » Berita » Polres Palopo Cegah Tawuran Pemuda Sumarambu Dan Tombang Di Perbatasan Palopo-luwu

Polres Palopo Cegah Tawuran Pemuda Sumarambu Dan Tombang Di Perbatasan Palopo-luwu

Palopo – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali pecah di jembatan perbatasan antara Kelurahan Sumarambu, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, dengan Desa Tombang, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, pada Senin (13/10/2026) dini hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bentrokan tersebut terjadi sekitar pukul 01.25 WITA. Kedua kelompok pemuda terlihat saling lempar batu di atas jembatan yang menjadi batas kedua wilayah hukum tersebut. Tak hanya batu, petugas yang mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) juga menemukan anak panah busur (peluncur) yang berserakan di sekitar lokasi kejadian.

Kapolsek Telluwanua, AKP H. Anwar, S.H., membenarkan insiden tersebut. Pihaknya bersama gabungan personel dari Polsek Walenrang langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk meredam keributan.

“Sekitar pukul 01.45 WITA, gabungan personel Polsek Telluwanua dan Polsek Walenrang tiba di TKP dan langsung membubarkan massa. Para pelaku tawuran langsung melarikan diri meninggalkan lokasi,” ujar Anwar.

Anwar memastikan bahwa dalam insiden bentrokan tersebut tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil. Meski situasi telah kondusif, aparat kepolisian gabungan tetap disiagakan di area jembatan perbatasan hingga pukul 02.30 WITA guna mengantisipasi adanya aksi balasan.

Ramai Disorot Media, Polresta Gowa Tegaskan Denda Balap Liar Ada Dasar Hukumnya

Diketahui Berdasarkan kronologi awal, aksi tawuran ini didorong oleh perselisihan beberapa hari sebelumnya. Saat itu, salah seorang pemuda asal Kelurahan Sumarambu yang melintas di Desa Tombang diteriaki oleh kelompok pemuda setempat.

Meskipun perselisihan tersebut sebenarnya telah dimediasi dan diselesaikan secara damai oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Sumarambu bersama Kepala Desa Tombang, situasi kembali memanas akibat dendam yang belum tuntas.

Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa hubungan antar pemuda di kedua wilayah perbatasan tersebut memang kerap diwarnai konflik berulang. Perselisihan kerap dipicu oleh hal-hal sepele, seperti aksi saling teriak hingga suara bising dari knalpot brong saat melintas di jalan perbatasan.

“Meskipun mediasi dan penyelesaian masalah berulang kali dilakukan oleh pemerintah dan aparat setempat, masih ada rasa tidak puas dan dendam dari oknum pemuda. Hal ini yang kemudian memicu aksi provokasi kembali hingga berujung pada pelemparan,” pungkasnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan tokoh pemuda dari kedua wilayah untuk dapat menahan diri dan tidak mudah terprovokasi demi menjaga kondusivitas keamanan di wilayah perbatasan Palopo dan Luwu.

Polisi Bersama Masyarakat, Bhabinkamtibmas Lakessi Sambangi Warga di Jalan Pelita

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

01

Ramai Disorot Media, Polresta Gowa Tegaskan Denda Balap Liar Ada Dasar Hukumnya

02

Polisi Bersama Masyarakat, Bhabinkamtibmas Lakessi Sambangi Warga di Jalan Pelita

03

Beri Rasa Aman Anak Sekolah, Sat Lantas Polres Parepare Siaga Pengaturan Lalu Lintas Pagi dan Sore

04

Polres Palopo Cegah Tawuran Pemuda Sumarambu Dan Tombang Di Perbatasan Palopo-luwu

05

Jaga Kelancaran Lalu Lintas Pagi, Satlantas Polres Palopo Pengaturan Cegah Kecelakaan Pupun Tindak Pidana

Berita Terbaru






Berita Nasional






Berita Daerah






× Advertisement
× Advertisement